Mereka datang menggunakan pakaian non-dinas dengan meminta keterangan beberapa saksi, termasuk dari petugas terminal, dan kru bus yang mengetahui kejadian tersebut.
Tapi tidak ada di antara mereka yang bisa diwawancarai oleh awak media.
Baca Juga :Libur Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, Penumpang KA Banjiri Wilayah Daop 7 Madiun
Sementara itu, korban sebenarnya hanya ingin mengingatkan para juru penumpang ini untuk tidak memalak sopir.
Adapun keterangan saksi mata mengungkapkan kalau perselisihan ini bermula saat ada seorang jupang yang meminta sejumlah uang atau memalak salah satu sopir bus.
Korban yang tahu, langsung menegur jupang tersebut agar tidak memaksa sopir memberikan sejumlah uang.
“Jupang ini tidak terima, kemudian terjadi keributan, lalu jupang yang lain datang kemudian melakukan penganiayaan. Korban sempat melawan, tapi kalah jumlah sehingga mengalami luka cukup parah,” bebernya.
Baca Juga :Puluhan Atlet Kimjon Academy Siap Harumkan Jombang di Porprov Jatim 2025
Sesaat kemudian ambulans dari PSC datang dan membawa korban ke rumah sakit terdekat. Hingga saat ini, kondisi korban maupun identitas korban belum diketahui.



















