Pemerhati Sejarah Jombang Sebut Ayah Bung Karno Tercatat Bertugas di Ploso sebelum Pindah ke Sidoarjo

Pemerhati Sejarah Jombang Sebut Ayah Bung Karno Tercatat Bertugas di Ploso sebelum Pindah ke Sidoarjo
Cak Arif saat berziarah ke makam Mbok Suwi, pengasuh masa kecil Bung Karno di Ploso, Jombang.( istimewa)

Jombang, SEJAHTERA.CO – Nama Bung Karno selalu menarik untuk dikulik, termasuk soal di mana sebenarnya ia lahir. Selama ini, banyak orang meyakini Presiden pertama RI itu lahir di Surabaya atau Blitar.

Tapi, seorang pemerhati sejarah Jombang, Arif Yulianto alias Cak Arif, punya sudut pandang berbeda.

Menurutnya, ada sejumlah data yang justru mengarah ke Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Jombang, sebagai tempat kelahiran Sang Proklamator. Bahkan, dia menyebut dokumen resmi zaman kolonial sebagai salah satu buktinya.

Read More

“Raden Soekeni, ayah Bung Karno, sudah tercatat bertugas sebagai guru di Ploso sejak 28 Desember 1901. Dan baru pindah ke Sidoarjo tahun 1907,” kata Cak Arif saat ditemui, Rabu (11/6/2025).

Baca Juga :Peninjauan Sekolah Rakyat Gubernur Jatim di PSBR Jombang, 100 Siswa Mulai Belajar Juli Nanti

Tak hanya itu, dalam dokumen tulisan tangan Raden Soekeni sendiri disebutkan bahwa putranya—Soekarno—lahir pada 6 Juni 1902. Saat itu, keluarga mereka masih tinggal di Ploso. “Ini data penting yang selama ini jarang dimunculkan dalam sejarah populer,” ujarnya.

Kisah ini makin menarik saat Cak Arif menyinggung buku Candradimuka karya Dian Sukarno, yang membahas rumah keluarga angkat Bung Karno di Ndalem Pojok, Kediri. Ia menyebut, banyak kisah turun-temurun masih hidup di sana.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *