BLITAR, SEJAHTERA.CO – Pemkab Blitar bergerak cepat dengan banyaknya jabatan yang kosong dengan mengikutsertakan sejumlah pejabat untuk mengikuti uji kompetensi.
Uji kompetensi itu merupakan syarat sebelum nama-nama pejabat yang diusulkan menduduki jabatan yang kosong dan tercatat ada 26 pejabat yang mengikuti.
Mereka berasal dari sejumlah organisasi perangkat daerah atau OPD dengan statuss eselon dua yang memang menjadi salah satu syarat untuk mengikuti uji kompetensi.
Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Blitar, Budi Hartawan ujian kompetensi digelar di Kediri. Itu merupakan gawe dari dinasnya.
BACA JUGA : Curi Ayam Jago Warga Tulungagung, Lelaki Asal Trenggalek Babak Belur
Salah satu tujuannya yakni uji kompetensi sekaligus mengukur kapabilitas pejabat dalam menjalankan tugasnya sebagai pemangku jabatan struktural.
“Proses atau tahapannya memang begitu. Sebelum diusulkan dan menjadi pertimbangan kepala daerah, pejabat harus ikut uji kompetensi. Intinya untuk menilai kelayakannya,” katanya, Selasa (1/7/2025).
Dia mengatakan uji kompetensi itu merupakan tahapan menindaklanjutinya banyaknya jabatan setingkat kepala dinas di lingkup Pemkab Blitar yang kosong.
Hasil dari uji kompetensi bakal menjadi pegangan sebelum bupati memutuskan layak tidaknya duduk di kursi jabatan tertentu. Dengan harapan agar tak salah memilih dan cocok dengan spesifikasi yang telah ditentukan.



















