Siswa Nilai Tinggi Tersingkir, Seleksi SPMB SMAN Diprotes

Siswa Nilai Tinggi Tersingkir, Seleksi SPMB SMAN Diprotes
ilustrasi seleksi SPMB SMA Kota Madiun (ist)

Madiun, SEJAHTERA.CO – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA di Kota Madiun memicu polemik. Sejumlah wali murid mengeluhkan ketidakjelasan mekanisme seleksi, terutama pada jalur pemenuhan kuota, yang dinilai tidak adil dan membingungkan.

Salah satu wali murid, Dany, menyebut bahwa anaknya yang memiliki nilai ujian akhir 85,22 justru tidak lolos seleksi.

Padahal, menurut informasi dari Dinas Pendidikan Jawa Timur, proses seleksi SPMB dilakukan berdasarkan perangkingan nilai, tanpa mempertimbangkan domisili.

Read More

“Infonya seleksi berdasarkan nilai murni, tapi kenyataannya anak saya dengan nilai tinggi tidak diterima, sementara ada yang nilainya lebih rendah justru lolos,” ujarnya saat ditemui, Selasa (1/7/2025).

Baca Juga :Pimpin Upacara HUT Bhayangkara, Ini Pesan Presiden Prabowo Subianto untuk Polri

Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah orang tua yang mendatangi Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Madiun. Mereka membawa bukti nilai anak masing-masing dan meminta klarifikasi atas sistem seleksi yang dinilai tidak transparan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *