Dari Bripda ke Briptu: 5 personel
Setelah rangkaian upacara resmi, perwakilan personel yang naik pangkat melakukan laporan kenaikan pangkat kepada Kapolres Madiun Kota, yang dilanjutkan dengan pemasangan pangkat baru.
Baca Juga :Sekolah Rakyat di Ponorogo Mulai Direhabilitasi Pekan ini, Sekda: 14 Juli Siap Digunakan
Dalam momen penuh haru, para pendamping baik istri maupun suami secara simbolis menyerahkan bunga kepada anggota yang naik pangkat sebagai bentuk dukungan dan kebanggaan keluarga atas pencapaian tersebut.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Kapolres Madiun Kota beserta Ketua Bhayangkari Cabang Madiun Kota, yang kemudian diserahkan kepada personel berpangkat termuda dan tertua sebagai simbol kesinambungan generasi di tubuh Polri.
Salah satu momen yang sarat makna adalah penyiraman air bunga secara simbolis oleh kapolres dan ketua Bhayangkari kepada perwakilan personel naik pangkat.
Setelah itu, seluruh personel yang telah mengenakan pangkat barunya diarahkan menghadap kiblat dan melakukan sujud syukur sebagai ungkapan rasa terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia kenaikan pangkat yang diraih.
Baca Juga :Ezra Walian Pastikan Bertahan di Persik Kediri Musim 2025/2026, Ternyata ini Alasannya
Sebagai penutup yang unik dan bermakna, dilakukan prosesi penyiraman air menggunakan truk water cannon kepada seluruh personel yang naik pangkat.
Penyiraman air ini memiliki filosofi mendalam: sebagai simbol penyucian diri, pembaruan semangat, dan kesiapan mental untuk mengemban tanggung jawab baru yang lebih besar.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama, diikuti dengan ramah tamah antara para pejabat utama dan seluruh peserta upacara, menciptakan suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan semangat kekeluargaan di lingkungan Polres Madiun Kota.



















