Dari hasil olah tempat kejadian perkara, korban diketahui melintas dari arah utara ke selatan, tepat saat kereta melaju dari timur ke barat di jalur hilir. Lokasi tersebut bukan merupakan perlintasan resmi, sehingga sangat berisiko bagi warga yang nekat melintasinya.
Jenazah Angdianto dievakuasi ke RS Muhammadiyah Lamongan untuk proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan ini,” tambah Hamzaid.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak melintasi jalur kereta api di tempat yang tidak resmi guna menghindari kejadian serupa.



















