Kediri, SEJAHTERA.CO – Di tengah banyaknya penjual es teler yang berguguran, Es Tidar asal Surabaya justru mampu bertahan hingga 32 tahun di Kediri sejak pertama kali buka pada 1993.
Terletak di sebelah barat RS Baptis Kediri, Es Tidar tetap ramai diburu pecinta es segar meski jauh dari pusat kota.
Joni Santoso, pemilik Es Tidar, mengungkapkan kunci keberhasilan usahanya adalah menjaga kualitas rasa dan pelayanan.
“Awal jualan harga per porsi hanya Rp500, sekarang Rp16 ribu. Dari dulu hingga sekarang, penggemar tetap banyak,” ujar Yudi, Minggu (6/7/2025).
Baca Juga :Diduga Gagal Mendahului, Truk Tabrak Motor di Ploso Jombang, Satu Tewas



















