Blitar, SEJAHTERA.CO – Duka menyelimuti warga Kelurahan Babadan, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, setelah kabar tenggelamnya kapal KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali.
Dua warga setempat, Mujiono (55) dan anaknya, M. Aris Setiawan (23), menjadi korban dalam peristiwa nahas tersebut.
Camat Wlingi, Suwito, membenarkan bahwa kedua korban merupakan warga Babadan yang tengah melakukan perjalanan ke Bali untuk mengirimkan bahan bangunan berupa semen menggunakan truk.
“Iya, kedua korban adalah bapak dan anak. Mereka hendak mengirim barang ke Bali, tapi malah mengalami musibah di laut,” ujar Suwito, Rabu (9/7/2025).
Baca Juga :Gagal Panen Mengintai Petani Melon Pucangsimo Jombang, Modal Puluhan Juta Terancam Hilang
Kronologi kejadian bermula saat Mujiono dan Aris menaiki truk—sang ayah sebagai sopir dan Aris sebagai kernet. Truk tersebut kemudian masuk ke dalam kapal KMP Tunu Pratama Jaya.



















