“Tak semua orang tua memilih SMP negeri. Ada yang lebih memilih pesantren atau sekolah agama, bahkan menyekolahkan anak ke luar kota,” jelasnya.
Salah satu contoh adalah SMPN 1 Panggungrejo, yang hampir setiap tahun tidak bisa memenuhi kuota siswa. Lokasi yang jauh dari permukiman warga menjadi alasan utama para orang tua memilih sekolah lain.
Baca Juga :Semester Pertama 2025, Sampah di Tulungagung Tembus 20 Ribu Ton, DLH Imbau Warga Pilah Sampah
“Jarak menjadi kendala. Maka banyak yang memilih sekolah lebih dekat atau sekaligus mondok,” tambahnya.
Meski banyak sekolah kekurangan siswa, beberapa SMP negeri tetap menjadi favorit dan rebutan calon peserta didik. Di antaranya SMPN 1 Wlingi, SMPN 2 Wlingi, SMPN 1 Sutojayan, dan SMPN 1 Kanigoro.
“Sekolah-sekolah ini biasanya langsung penuh karena lokasinya strategis dan dikenal memiliki kualitas baik,” tutup Binti.



















