Dirinya menambahkan, untuk sementara murid kelas 1 akan digabung dengan siswa kela 2. Ini agar murid tidak merasa kesepian. Namun untuk pelajaran dilakukan secara mandiri layaknya menjadi guru privat.
Baca Juga :Mentan RI Hadiri Sarasehan Tebu Nasional di Jengkol
“Untuk pelajaran lebih ke privat, kadang-kadang kita gabung ke kelas yang lain, jadi anak bisa belajar lebih enjoy,” tandas Hentini.
Dedy Adhi Nugroho Kepala SDN Jalen mengakui persaingan antar sekolah di wilayah Jalen cukup ketat. Setidaknya ada dua sekolah yang berdekatan dengan SDN Jalen
“Ya tidak kaget, karena kondisinya hampir setiap tahun seperti ini. Kita juga sudah berusaha maksimal untuk mencari murid,” imbuhnya.
SDN Jalen, sebenarnya tidak hanya sekali ini saja tidak mendapatkan siswa baru, pada tahun 2023, juga sempat tidak mendapatkan siswa sama sekali.
Baca Juga :Pemkot Batu Terapkan Gate Parkir, Ratusan Jukir dan PKL Alun-alun Melawan
Total siswa di SDN Jalen sendiri berjumlah 20 siswa, kelas I satu siswa, kelas II 11 siswa, kelas III nol siswa, kelas IV tiga siswa, kelas V dua siswa, dan kelas VI tiga siswa.



















