Warga Banyakan Diduga Tertipu Praktik Pengobatan Alternatif 

Warga Banyakan Diduga Tertipu Praktik Pengobatan Alternatif 
Moch Hadi ketika di kantor Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri

Kediri, SEJAHTERA.CO – Seorang warga Desa Banyakan, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, bernama Moch Hadi, mengaku menjadi korban dugaan penipuan oleh pengobatan alternatif Brahmana Sanjaya yang sebelumnya mengiklankan diri akan hadir di Kota Kediri pada 19–21 Juli 2025.

Baca Juga :Polwan Polres Madiun Himbau Tertib Lalu Lintas dan Kamtibmas di SEPASMA Caruban

Moch Hadi mengatakan bahwa ia telah mentransfer uang sebesar Rp200 ribu dua minggu sebelum jadwal terapi sebagai biaya pendaftaran. Ia dijanjikan mendapat nomor antrean 130 dari total 150 peserta yang akan diterapi di Kantor Kecamatan Mojoroto pada 21 Juli 2025.

Read More

Namun, ketika datang ke lokasi pada hari yang dijanjikan, tidak ada kegiatan pengobatan apapun. Kantor Kecamatan Mojoroto tampak berjalan seperti biasa tanpa kehadiran pihak Brahmana Sanjaya maupun antrean peserta lainnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *