Dibangunkan Saat Bengkel Masih Tutup, Pemilik Tambal Ban di Lamongan Aniaya Dua Sopir Asal Rembang

Dibangunkan Saat Bengkel Masih Tutup, Pemilik Tambal Ban di Lamongan Aniaya Dua Sopir Asal Rembang
Terduga pelaku SUW diamankan di Polsek Sukodadi dan kedua korban mendapatkan perawatan di rumah sakit terdekat.

Lamongan, SEJAHTERA.CO – Dua warga asal Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, menjadi korban penganiayaan saat memperbaiki ban truk di depan bengkel tambal ban milik seorang warga berinisial SUW di Desa Plumpang, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Sabtu (19/7/2025) pagi.

Baca Juga :Polwan Polres Madiun Himbau Tertib Lalu Lintas dan Kamtibmas di SEPASMA Caruban

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, dua korban yakni Sarjono (58), sopir, dan Nur Sakdi (43), kernet—keduanya warga Dusun Karas, Desa Karas, Kecamatan Sedan, Rembang yang sedang memperbaiki truk bermuatan pasir yang mengalami ban bocor di depan bengkel tambal ban tersebut.

Read More

“Keduanya bermaksud menambal ban truk yang bocor. Namun, saat itu pemilik bengkel masih tertidur dan tidak bersedia melayani karena bengkel belum buka,” jelas Ipda Hamzaid, Senin (21/7/2025).

Karena tidak dilayani, korban pun berinisiatif memperbaiki ban sendiri. Namun tanpa diduga, SUW justru mendatangi mereka dan melakukan tindakan kekerasan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *