Kediri, SEJAHTERA.CO – Meriahnya gelaran seni budaya “Mahakarya Power of Java” yang diselenggarakan di Memorial Park Kediri, menarik perhatian karena suguhan panggung spektakulernya.
Namun di balik itu, juga memunculkan keluhan dari sebagian pengunjung terkait tarif parkir sepeda motor yang berbeda dengan biasanya, Sabtu (2/8/2025).
Sejumlah pengunjung mengaku dikenakan tarif parkir Rp10.000 per motor. Padahal, tidak ada papan informasi resmi mengenai ketentuan tarif parkir tersebut di area sekitar lokasi.
“Acaranya bagus banget, tapi tadi pas mau pulang dimintai Rp10 ribu. Parkiran di sisi selatan simpang tiga Stadion Brawijaya, dan itu pun tanpa dikasih keplek parkir,” keluh Nanik.
Baca Juga :Dua Pelaku Curanmor Asal Jombang Dibekuk Unit Reskrim Polsek Sukun
“Padahal teman saya parkir di lokasi agak samping di sisi utara cuma diminta Rp5 ribu,” sambung pengunjung asal Pare Kabupaten Kediri dengan raut muka jengkel.
Keluhan serupa juga diungkapkan oleh pengunjung lainnya, di area parkir sisi lain sebelah timur. Dia berharap panitia atau pihak terkait bisa memberikan pengawasan soal tarif parkir, agar tidak menimbulkan keresahan di kemudian hari.
Acara Mahakarya Power of Java tersebut diinisiasi oleh Kecamatan Kota Kediri dan diikuti oleh para pelaku seni, budaya, serta pelaku UMKM dari 17 kelurahan se-Kecamatan Kota.
Hadir dalam gelaran ini Wakil Wali Kota Kediri Qowimudin Toha, jajaran forkopimda, forkopimcam, lurah se-Kecamatan Kota Kediri, dan masyarakat umum .



















