Pamen TNI AD jebolan Akmil 1998 itu juga menambahkan, tak hanya pembangunan fisik, TMMD juga membawa misi kemanusiaan dan edukasi.
Menurutnya, sejumlah kegiatan nonfisik seperti bakti sosial, pelayanan sosial, hingga berbagai penyuluhan digelar sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan mendasar masyarakat.
Baca Juga :MPP Among Warga Kota Batu jadi Rujukan Komisi A DPRD Provinsi Jatim
Ia menegaskan, bagi TNI, TMMD adalah lebih dari sekadar pembangunan, namun panggilan pengabdian.
“Pengabdian terhadap rakyat, bangsa, dan negara merupakan tugas mulia yang harus terus kami lakukan. Salah satu wujudnya adalah melalui TMMD seperti ini,” jelasnya.
Untoro mengungkapkan, gotong royong dan semangat kebersamaan antara prajurit TNI dan warga terlihat dalam setiap pengerjaan berbagai sasaran yang dilakukan.
Hal ini menjadikan TMMD sebagai ajang memperkuat nilai yang tak lekang oleh zaman, yakni kemanunggalan TNI dan rakyat.
Baca Juga :Mayat Pria Bertato Ditemukan Mengambang di Sungai Brantas Malang
“Di tengah keterbatasan, warga Ngranget kini menyimpan harapan baru. Sebuah harapan akan desa yang tak lagi terisolir, akan hidup yang lebih layak, dan masa depan yang lebih cerah berkat TMMD ke-125,” pungkasnya.



















