Endah menambahkan, program ini juga membuka peluang bagi alumni MAN 1 Lamongan untuk melanjutkan studi ke Jepang. Namun, masih ada tantangan dari sisi kesiapan orang tua yang belum rela melepas anaknya belajar jauh di luar negeri.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Chusnu Yuli Setyo, mengatakan bahwa program ini merupakan inisiatif Pemkab Lamongan melalui Dinas Pendidikan dan sudah berjalan sejak 2023.
Baca Juga :Rem Blong, Truk Petikemas di Blitar Tabrak Toyota Avanza, Kios PKL, dan Tiang Listrik
“Kerja sama ini dimulai ketika pejabat Hiroshima Global Academy berkunjung ke Lamongan dan bertemu Bupati Yuhronur Efendi. Dari pertemuan itu dibuat MoU dan terus berjalan hingga sekarang,” jelasnya.
Selama berada di Lamongan, para pelajar Jepang tidak hanya belajar di MAN 1, tetapi juga mengunjungi sekolah lain dan destinasi budaya, termasuk Wisata Bahari Lamongan (WBL).
“Untuk sementara mereka tinggal di hotel, namun ke depan bisa menginap di rumah guru atau siswa,” pungkasnya.



















