Dalam job fit kali ini, 21 pejabat eselon 2 ikut serta, terdiri atas 17 orang yang masa jabatannya lebih dari dua tahun, serta 4 orang yang dievaluasi karena telah menjabat lebih dari lima tahun.
Warsubi menegaskan, hasil job fit akan menentukan posisi setiap pejabat, termasuk Senen. “Kami akan menyikapi ini dengan bijak, tetap berpegang pada etika dan norma yang berlaku,” tegasnya.
Job fit ini digelar dengan melibatkan lima penguji independen, di antaranya perwakilan BKD Jawa Timur, Universitas Brawijaya, dan Universitas Airlangga, untuk memastikan proses berjalan transparan.
Keputusan akhir penempatan pejabat, termasuk nasib Senen, baru akan ditentukan setelah hasil job fit dilaporkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).



















