Mewakili Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Mbak Dewi juga memberikan apresiasi atas terbentuknya dua KSB tersebut. Ia berharap inisiatif serupa dapat terus berkembang di wilayah lain di Kabupaten Kediri.
“Semoga ke depan semakin banyak Kampung Siaga Bencana yang terbentuk di Kabupaten Kediri,” tambahnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri, Ariyanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti 175 peserta, terdiri atas 75 anggota KSB Bendung Bebaya, 63 anggota KSB Tangguh Slamet, serta 37 anggota Tagana Kabupaten Kediri.
Sebelumnya, pada Rabu (12/11), telah dilaksanakan pembentukan dan pelatihan manajemen KSB di Balai Desa Siman, Kecamatan Kepung, yang kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan pada hari berikutnya.
Baca Juga :Menjelang Nataru, Dishub Kediri Bangun Dua JPL untuk Tekan Kecelakaan Kereta
“KSB dibentuk untuk melindungi masyarakat dari ancaman dan risiko bencana melalui upaya pencegahan dan penanggulangan berbasis masyarakat, dengan memanfaatkan potensi alam dan sumber daya manusia setempat,” pungkas Ariyanto.



















