“Kemarin kami terkendala hujan, jadi alat tidak bisa bekerja optimal. Selain itu muncul longsor susulan karena di atas masih ada rekahan,” ujarnya.
Agung menambahkan, hasil asesmen BPBD menunjukkan area di atas lokasi longsor masih rawan. Selain rekahan, terdapat vegetasi pohon keras yang berpotensi ikut terbawa material jika terjadi gerakan tanah berikutnya.
“Di bagian atas itu ada rekahan yang cukup panjang. Vegetasinya juga pohon-pohon besar, jadi risikonya tinggi. Kami sudah sampaikan ke pemerintah desa agar membuat drainase di sisi utara mahkota longsor,” terang Agung.
Baca Juga :Polres Batu Ungkap Lima Kasus Narkoba, Enam Pengedar Ditangkap
Setelah jalur poros dibuka, BPBD akan melanjutkan pembersihan dua rumah warga yang tertimbun material longsor. Saat ini fokus diarahkan pada akses jalan agar segera bisa digunakan kembali.
“Kalau jalan sudah beres, kami bergeser ke dua rumah yang tertimbun. Itu jadi fokus berikutnya,” pungkas Agung.



















