Terlibat Tindak Pidana Penggelapan Uang Primkopabri, Pria di Tulungagung Diringkus Polisi

Terlibat Tindak Pidana Penggelapan Uang Primkopabri, Pria di Tulungagung Diringkus Polisi
Pelaku berinisial RSP (30) saat diamankan di Polsek Karangrejo atas kasus tindak pidana penggelapan uang milik Primkopabri. (Humas Polres Tulungagung)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Seorang pria berinisial RSP (30) warga Kelurahan Bago Kecamatan/Kabupaten Tulungagung diringkus Unit Reskrim Polsek Karangrejo.

Pria tersebut diduga nekat melakukan tindak pidana penggelapan uang milik Primer Koperasi Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Primkopabri).

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdiyanto mengatakan, peristiwa penggelapan uang koperasi itu baru terungkap pada Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Read More

Pada saat itu, pihak koperasi tengah melakukan audit lapangan dan audit administrasi di Kantor Primkopabri yang berlokasi di Desa Sukowiyono Kecamatan Karangrejo.

Proses audit yang dilakukan pada koperasi itu kurang lebih memerlukan waktu selama tiga hari sampai dengan hari Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.

Baca Juga :Diduga Korslet, Tiang Listrik Depan SMK Putra Harapan Plemahan Terbakar

Hasilnya, diketahui jika terdapat adanya temuan terkait ketidaksesuaian terhadap penyaluran dana kepada beberapa nasabah yang dilalukan oleh RSP.

“Awalnya pihak koperasi melakukan audit dan mendapati adanya ketidaksesuaian penyaluran dana kepada nasabah,” kata Iptu Nanang Murdiyanto, Senin (9/3/2026).

Secara rinci, ungkap Nanang, melalui hasil audit itu diketahui jika data nasabah yang dibuat oleh pelaku bersifat fiktif atau palsu, sehingga dana yang seharusnya disalurkan kepada nasabah justru tidak tersalurkan.

Artinya, dana tersebut diduga justru digunakan oleh pelaku untuk kepentingan pribadinya tanpa seizin pihak koperasi.

Akibat perbuatan pelaku tersebut, pihak Primkopabri mengalami kerugian sebesar Rp18 juta lebih, yang kemudian perkara ini dilaporkan ke Polsek Karangrejo untuk diproses secara hukum.

Setelah menerima laporan, petugas kemudian melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengumpulkan barang bukti atas perkara ini.

Baca Juga :Satgas TMMD Marinir Rehabilitasi Musala Al Ikhlas di Desa Gadungan

“Kerugian yang diderita pihak Primkopabri mencapai senilai Rp18.810.000 atas penyaluran dana kepada nasabah fiktif yang dilakukan oleh pelaku,” ungkapnya.

Setelah serangkaian penyelidikan, Nanang menyebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti meliputi 13 lembar fotokopi surat promes fiktif.

Selain itu, 13 lembar fotokopi buku rekap, dua lembar slip gaji dan satu lembar surat keterangan karyawan. Pelaku kemudian berhasil diringkus petugas pada Jumat (6/3/2026).

Sesuai keterangan sejumlah saksi yang dikumpulkan oleh pihak Primkopabri, para saksi membantah telah melakukan transaksi kredit kepada pelaku RSP.

Pun saat diamankan, pelaku akhirnya mengakui jika uang tersebut tidak diberikan kepada para nasabah melainkan dipakai sendiri untuk kebutuhan sehari-harinya.

Baca Juga :Ramadan, Tempat Hiburan Malam di Kabupaten Kediri Dirazia

“Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Karangrejo untuk kemudian menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *