“Kami akan menarik benang merah dari keterangan saksi, hasil otopsi, dan bukti yang ada,” ungkapnya.
Selain itu, polisi juga telah menelusuri kemungkinan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian. Namun, tidak ditemukan kamera yang mengarah langsung ke rumah korban.
Di sisi lain, tidak ada barang milik korban yang dilaporkan hilang, sehingga dugaan motif pencurian sementara ini tidak menguat.
Terkait kemungkinan konflik keluarga, polisi mengakui korban sempat berselisih dengan anaknya. Namun, konflik tersebut dinilai masih dalam batas wajar, yakni berupa teguran agar korban berhenti berjualan di pasar.
“Untuk motif harta kami pastikan tidak ada. Konflik keluarga hanya sebatas teguran,” tegasnya.
Hingga saat ini, polisi masih terus mengumpulkan bukti tambahan guna mengungkap secara pasti apakah peristiwa tersebut merupakan bunuh diri atau tindak pidana.
Baca juga:Sebanyak 1.167 CJH Tulungagung Siap Berangkat Haji 2026, Ratusan Masuk Kategori Risiko Tinggi
“Kami mohon waktu, secepatnya akan kami simpulkan hasil penyelidikan ini,” pungkasnya.



















