Jombang, SEJAHTERA.CO – Persiapan keberangkatan calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Jombang untuk tahun 2026 hampir rampung. Salah satu tahapan yang kini berlangsung adalah pengumpulan koper yang diberikan penanda unik para tamu Allah di Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Jombang, Senin (4/5/2026).
Baca juga:Jagongan Budaya di Jombang, Doa Bersama untuk Kebangkitan Nusantara
Sejak pagi, area kantor sudah dipenuhi calon jemaah yang tampak sigap dan bersemangat mengantarkan kopernya. Koper-koper berisi barang pribadi itu tersimpan rapi. Pemberian penanda ini bertujuan agar koper milik masing-masing jemaah tidak mudah tertukar dan dapat dikenali, seperti diberi pita, kartu nama, foto pribadi, boneka, hingga bantal kecil klub sepak bola Manchester United.
Dari data yang disampaikan Kasi Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah Kemenhaj Jombang, Azifah Yusrinawati, tercatat total 1.266 jemaah yang terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni kloter 60, 61, 62, dan 63. Proses pengumpulan koper besar jemaah dilakukan secara bertahap.
“Untuk kloter 60 berjumlah 154 jemaah, kloter 61 sebanyak 373 jemaah, dan kloter 62 sebanyak 375 jemaah. Sementara kloter 63 dengan 364 jemaah dijadwalkan menyerahkan koper besok,” ucapnya di Kantor Kemenhaj Jombang.
Ia menjelaskan, jadwal keberangkatan telah ditetapkan. Kloter 60 akan diberangkatkan lebih dulu pada Rabu, 6 Mei 2026. Para jemaah dijadwalkan mulai masuk pendopo sekitar pukul 03.30 WIB sebelum bertolak ke asrama haji pada pukul 05.20 WIB.
“Untuk kloter 62 dan 63 akan diberangkatkan pada Kamis, 7 Mei 2026,” ujarnya.
Terkait barang bawaan, Azifah mengingatkan bahwa koper besar yang dibawa jemaah memiliki batas maksimal berat 32 kilogram. Selain itu, terdapat aturan ketat terkait barang cair yang hanya diperbolehkan maksimal 100 mililiter.
Ia juga mengimbau jemaah untuk membawa obat-obatan pribadi sesuai kebutuhan. Obat dapat disimpan di tas tenteng atau koper kecil untuk kebutuhan selama di asrama haji, sementara dalam jumlah besar bisa dimasukkan ke koper utama.



















