Program visit cegah ATS tersebut akan digelar pada Juni, setelah pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026.
Muhsin menambahkan, pihaknya tidak ingin ada siswa berprestasi yang berhenti sekolah setelah lulus. Oleh karena itu, guru diharapkan mampu mengajak dan memotivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan.
Selain itu, peningkatan pelayanan pendidikan kepada masyarakat terus dilakukan, termasuk memberikan akses yang lebih luas bagi anak disabilitas untuk dapat bersekolah di sekolah umum.
Baca juga:Mas Bup Dhito Ajak Sinergi dalam Memajukan Pendidikan Kabupaten Kediri
“Intinya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, termasuk memastikan anak-anak disabilitas bisa mengakses pendidikan di sekolah umum,” pungkasnya.



















