“Cabor itu memiliki hak dan tidak bisa diintervensi. Kenapa harus dikumpulkan sehari sebelum musorkot. Biarkan berjalan alami. Buktinya jagonya malah kalah,” katanya.
Baca juga:Nekat Kejar Ikan Saat Arus Deras, Warga Blitar Tenggelam di Sungai Brantas
Secara pribadi, ia mengaku awalnya tidak berniat mencalonkan diri. Namun dorongan dari berbagai cabor membuatnya maju dalam kontestasi tersebut.
“Sebenarnya saya tidak ingin maju, tetapi karena didorong para cabor, saya memutuskan maju. Untuk harga diri Kota Blitar. Tidak perlu mengadopsi calon dari luar daerah, karena banyak putra daerah yang mumpuni,” tegasnya.
Pelaksanaan musorkot sendiri berlangsung lancar dan kondusif, dimulai pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB. Agenda meliputi pembahasan tata tertib, penyampaian laporan pertanggungjawaban, pemaparan visi-misi calon, hingga pemilihan ketua umum.
Dengan hasil ini, Samanhudi diharapkan mampu membawa kemajuan olahraga di Kota Blitar selama masa kepemimpinannya ke depan.



















