“Dengan sinergi antara tim medis, RSUD Ploso, dan YPP SCTV-Indosiar, kegiatan ini berjalan sukses. Ini menjadi momentum penting dalam peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia,” ungkapnya.
Baca juga:Konfercab HMI Jombang ke-31, Alumni Tekankan Arah Baru dan Nalar Kritis
Ia juga mengungkapkan bahwa angka katarak di Jawa Timur mencapai 4,2 persen, lebih tinggi dibanding rata-rata nasional sebesar 3 persen. Menurutnya, katarak merupakan penyebab kebutaan yang dapat dipulihkan melalui tindakan operasi.
“Operasi katarak dapat mengembalikan penglihatan. Dampaknya sangat besar, baik bagi produktivitas pasien maupun beban keluarga,” jelasnya.
Pascaoperasi, seluruh pasien menjalani masa pemulihan dengan pemantauan berkala oleh tim medis RSUD Ploso. Pemeriksaan lanjutan juga telah dilakukan pada Minggu (24/5/2026) untuk memastikan kondisi pasien tetap stabil.
Program ini diharapkan dapat terus berkelanjutan, sehingga semakin banyak masyarakat, khususnya dari kalangan kurang mampu, dapat memperoleh akses layanan kesehatan mata dan menikmati kualitas hidup yang lebih baik.



















