Dalam pengerjaannya, mereka menggunakan peralatan sederhana seperti tatah, kikir, arit kecil, dan palu. Masing-masing alat memiliki fungsi berbeda sesuai tahapan perawatan.
Baca juga:Belasan Warga Ingin Adopsi Bayi Temuan di Tulungagung, Ini Syaratnya
“Untuk memotong kuku awalnya pakai tatah, lalu dihaluskan dengan kikir. Kalau tanduk, dibersihkan dulu pakai arit kecil sebelum dirapikan,” jelasnya.
Dalam sehari, Riyan mampu menangani hingga lima ekor sapi. Untuk jasa potong kuku, ia mematok tarif Rp50 ribu per ekor. Sementara perawatan tanduk dikenakan biaya tambahan.
Dengan jumlah pelanggan tersebut, ia bisa meraup omzet lebih dari Rp300 ribu per hari, terutama jika pelanggan meminta perawatan lengkap.
“Kalau lima ekor sapi dengan perawatan lengkap, bisa dapat lebih dari Rp300 ribu sehari,” pungkasnya.



















