“Penjangkauan data dari Kemensos dan yang belum memenuhi kuota hanya SD. Proses penjangkauan akan berakhir Juni ini. Untuk kegiatan belajar mengajar, konsepnya mengarah seperti sekolah umum. Mereka tidak hanya belajar, tetapi juga dilatih mandiri dan dibekali keterampilan,” katanya.
Baca juga:Akhir Bulan Juni, Pembangunan Fisik Gedung Kantor Bupati Kediri, Wakil Bupati dan Setda Rampung
Subur menambahkan, Sekolah Rakyat merupakan sekolah rintisan yang juga telah berjalan di Tarokan dan masih berada di bawah pengelolaan BKP ASN. Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan sekaligus menumbuhkan semangat belajar para peserta didik.
Para siswa tersebut berasal dari desa-desa di 26 kecamatan di Kabupaten Kediri. Pada tahun ajaran baru ini, siswa Sekolah Rakyat jenjang SMA yang sebelumnya menempati Tarokan akan dipindahkan ke Plosoklaten karena gedung baru sudah selesai dibangun.
“Untuk tenaga pengajar, Kemensos RI masih meminta bantuan Pemkab Kediri. Sementara itu, tenaga pendidik masih dalam proses rekrutmen. Harapan kami, mereka bisa belajar lebih baik, memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan yang lebih baik, dan mampu menjadi agen perubahan,” imbuhnya.



















