“Yang ketiga, data tahun ini lulusan TK di keempat lingkungan itu kita kategorikan belum ada untuk tahun ini,” sambungnya.
Menurut dia, jumlah lulusan taman kanak-kanak (TK) di sekitar empat sekolah tersebut memang sangat sedikit. Bahkan, pada tahun ini tidak ada lulusan TK yang menjadi potensi peserta didik baru di lingkungan sekolah tersebut.
Dindik juga menggandeng pemerintah desa untuk memetakan potensi anak usia sekolah di masing-masing wilayah.
Langkah itu diharapkan menjadi dasar dalam menyusun strategi agar sekolah-sekolah yang kekurangan murid tetap bisa bertahan.
Baca Juga :SDN Nailan Ponorogo Kembali Sepi Peminat, Dua Tahun Berturut-turut Tak Dapat Siswa Baru
“Artinya kita sudah melakukan pemetaan yang pertama itu terkait dengan potensi siswa. Pemetaan kedua terkait dengan hubungan kolaborasi dengan beberapa institusi terkait, tapi memang kondisi di lapangan seperti itu,” pungkas Farida.



















