Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Kikin dan Gus Niam Beri Pembekalan Ratusan Santri Tambakberas

Silaturahmi yang dirangkaikan dengan nonton bareng pertandingan sepak bola Final Piala Dunia antara Spanyol vs Argentina di Ribath Al Lathifiyah 2 dan Al Wahabiyah 1, Pondok Pesantren Tambakberas, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Senin (20/7/2026) dini hari.
Silaturahmi yang dirangkaikan dengan nonton bareng pertandingan sepak bola Final Piala Dunia antara Spanyol vs Argentina di Ribath Al Lathifiyah 2 dan Al Wahabiyah 1, Pondok Pesantren Tambakberas, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Senin (20/7/2026) dini hari. (foto: istimewa)

Menurutnya, sebuah tim hanya bisa meraih kemenangan apabila setiap pemain memahami peran masing-masing serta mengutamakan kepentingan bersama dibanding kepentingan pribadi.

Baca juga:Desak Mediasi Segera Digelar, Buruh Korban PHK PT SGS Jombang Bertahan di Tenda Keprihatinan

Nilai-nilai tersebut, kata dia, sejalan dengan pendidikan pesantren dan menjadi bekal penting bagi santri dalam berorganisasi maupun mengabdi kepada masyarakat.

Read More

Gus Kikin juga mencontohkan keberhasilan sejumlah pemain muda dunia yang mampu bersaing di level tertinggi berkat latihan, kedisiplinan, dan kerja keras sejak usia dini.

“Semangat tersebut layak diteladani santri dalam mengembangkan potensi di bidang masing-masing,” katanya.

Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 NU, Gus Kikin berharap para santri dapat memanfaatkan kehadiran para ulama dan kiai dari berbagai daerah sebagai sarana memperluas wawasan sekaligus mengambil keberkahan ilmu.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga tradisi baik yang telah diwariskan pesantren, sembari tetap terbuka terhadap perkembangan zaman agar lulusan pesantren mampu menjawab tantangan masyarakat modern.

“Penting bagi kita untuk menjaga tradisi baik yang ada di pesantren, sembari tetap terbuka terhadap perkembangan zaman agar lulusan pesantren mampu menjawab tantangan masyarakat modern,” tuturnya.

Di akhir arahannya, Gus Kikin mengajak seluruh santri untuk mempersiapkan diri menjadi generasi yang berilmu, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi kemajuan Nahdlatul Ulama serta masyarakat luas.

Pembekalan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan santri menyongsong Muktamar ke-35 NU sekaligus meneguhkan peran pesantren sebagai pusat pengembangan ilmu, karakter, dan kepemimpinan generasi muda.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *