PCINU Mesir juga telah mendaftarkan sekitar 150 orang untuk mengikuti berbagai agenda pendukung seperti seminar.
Utusan khusus dari PCINU Sudan, Tajul Mafakhir (34), datang langsung ke Jombang untuk melakukan survei lokasi guna memastikan kelayakan akomodasi bagi para alumni dan warga NU di Sudan.
“Peninjauan ini dilakukan agar proses istirahat para tamu dapat berjalan lancar dan tertib selama rangkaian muktamar,” jelasnya.
Baca Juga :PKL yang Gunakan Trotoar dan Bahu Jalan di Tulungagung Ditertibkan, Petugas Beri Teguran
Tajul Mafakhir menyampaikan bahwa para alumni Sudan yang akan hadir berasal dari berbagai daerah, dengan mayoritas berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.
“Kami alumni Sudan insya Allah akan datang dari berbagai daerah. Ada yang dari luar Jawa juga kami harapkan nanti ada beberapa alumni yang datang, tapi kebanyakan ya dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa terdapat beberapa masyayikh asal Sudan yang saat ini tinggal di Malang dan telah mengonfirmasi kemungkinan untuk hadir meramaikan muktamar.
“Kalau Masyayikh dari Sudan, kami belum tahu tapi ada beberapa masyayikh yang berada di Malang itu juga ada dua orang yang mengkonfirmasikan diri ada kemungkinan untuk bisa ikut datang meramaikan muktamar,” imbuhnya.
Tajul Mafakhir mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya yang mendalam setelah melihat langsung hasil survei di Yayasan Pendidikan Islam Al-Madinah.
Baca Juga :Sehari, Satresnarkoba Polres Nganjuk Ungkap Dua Kasus Peredaran Okerbaya, Begini Kejadiannya
Menurutnya, kesiapan akomodasi ini luar biasa, terutama di tengah tingginya tarif sewa rumah di sekitar lokasi muktamar.
“Alhamdulillah kami sangat senang sekali, kami bisa diterima oleh pengurus Ranting NU Tambakrejo sekaligus dari pengurus Yayasan Al-Madinah,” katanya.
“Karena kebutuhan akan akomodasi kamar menjelang muktamar ini sangat luar biasa. Kalau kita melihat di kanan kirinya itu harga rumah disewakan sangat mahal sekali,” pungkasnya.
Yayasan Pendidikan Islam Al-Madinah yang terletak di Dusun Petengan, Desa Tambakrejo, Kecamatan/Kabupaten Jombang, dinilai sangat strategis karena lokasinya hanya sekitar 200 meter dari makam pendiri NU KH Abdul Wahab Hasbullah dan sekitar 600 meter dari pusat kegiatan Muktamar di PPBU Tambakberas.
Baca Juga :Polisi Evakuasi Mortir yang Ditemukan di Gudang Rongsokan Malang, Disposal Dilakukan Tim Gegana
Untuk memastikan kenyamanan para tamu yang rata-rata akan menginap selama lima hari penuh, panitia telah menyiagakan 70 personel yang akan berjaga selama 24 jam penuh, dibagi dalam tiga shift kerja setiap harinya.


















