Sementara itu, Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan menilai pembukaan MPLS memiliki peran penting dalam membantu siswa baru beradaptasi dengan sistem pendidikan berasrama (boarding school).
Menurutnya, masa pengenalan tersebut tidak hanya memperkenalkan fasilitas dan lingkungan sekolah, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan hidup sehari-hari (life skills) sebelum kegiatan belajar mengajar berlangsung secara penuh.
Ia juga mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Kota Blitar dan Kementerian Sosial Republik Indonesia dalam mempersiapkan pelaksanaan MPLS.
Kolaborasi tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan peran Sekolah Rakyat dalam memberikan akses pendidikan yang merata sekaligus membuka peluang bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk meningkatkan taraf hidup.
Rangkaian pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Blitar berlangsung tertib, lancar, dan aman. Para siswa tampak antusias menyambut lingkungan serta pengalaman baru dalam pendidikan berasrama.
Baca juga:Kandang Ayam di Kademangan Blitar Terbakar, 21 Ribu Anak Ayam Mati dan Kerugian Rp1 Miliar
Dengan dimulainya MPLS, Sekolah Rakyat di Kota Blitar diharapkan mampu membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, memiliki keterampilan hidup, serta siap memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa.



















