Awalnya korban tidak menaruh curiga dan mengira ada perangkat desa yang meminjam barang untuk persiapan rapat. Korban kemudian melangkah masuk karena hendak mengambil laptop dan proyektor yang akan digunakan untuk keperluan rapat desa.
Namun, betapa terkejutnya Sukadi saat mendapati dua unit proyektor yang tersimpan di dalam lemari kaca sudah sirna. Tak hanya itu, dua unit laptop yang berada di atas meja pelayanan juga ikut hilang.
Kepastian tindak pencurian tersebut makin menguat setelah Sukadi menghubungi seluruh perangkat desa dan mendapat konfirmasi bahwa tidak ada seorang pun yang meminjam peralatan tersebut. Sadar kantornya telah disatroni pencuri, pihak desa langsung melaporkan musibah ini ke Mapolsek Sutojayan.
Baca juga:Diduga Depresi, Pria Asal Kota Blitar Tewas Menabrakkan Diri ke KA Majapahit di Garum
“Petugas di lapangan saat ini masih melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi terduga pelaku melalui rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi,” pungkasnya.



















