Pada sektor komoditas hortikultura, cabai merah mencatatkan stok tersedia 239,2 ton dengan kebutuhan 199,3 ton (surplus 39,0 ton). Sedangkan produksi cabai rawit melimpah hingga 6.970,0 ton dengan total ketersediaan 7.074,4 ton, jauh melampaui kebutuhan September sebesar 291,7 ton (surplus 6.782,4 ton).
Neraca Pasokan Komoditas Pangan Utama Kabupaten Kediri (September 2026)
| Komoditas | Ketersediaan Total | Kebutuhan September | Status Cadangan |
| Beras | 50.785,0 Ton | 11.032,9 Ton | Surplus 39.732,2 Ton |
| Jagung | 35.990,1 Ton | 19.944,8 Ton | Surplus 16.046,3 Ton |
| Cabai Rawit | 7.074,4 Ton | 291,7 Ton | Surplus 6.782,4 Ton |
| Daging Ayam | 1.639,6 Ton | 820,2 Ton | Surplus 819,2 Ton |
| Daging Sapi | 318,1 Ton | 105,2 Ton | Surplus 212,9 Ton |
| Bawang Putih | 328,9 Ton | 265,3 Ton | Surplus 63,6 Ton |
Untuk sektor pemenuhan protein hewani, produksi daging sapi tercatat 322,5 ton dengan total stok 318,1 ton guna menopang kebutuhan 105,2 ton (surplus 212,9 ton). Sementara produksi daging ayam mencapai 1.662,3 ton dengan ketersediaan 1.639,6 ton untuk kebutuhan 820,2 ton (surplus 819,2 ton).
Komoditas bahan pokok pendukung lainnya juga terpantau stabil:
- Gula Pasir: Ketersediaan 1.436,6 ton untuk kebutuhan 650,1 ton (surplus 586,5 ton).
- Minyak Goreng: Ketersediaan 1.937,4 liter untuk kebutuhan 265,3 ton (surplus 63,6 ton).
- Kedelai: Ketersediaan 1.368,8 ton untuk kebutuhan 1.337,9 ton (surplus 10,9 ton).
- Tempe: Ketersediaan 1.013,2 ton untuk kebutuhan 1.007,9 ton (surplus 5,3 ton).
Baca juga:Buka Kejurprov Persani Jatim 2026 di SLG, Pemkab Kediri Targetkan Emas Porprov 2027
“Masyarakat tidak perlu cemas terhadap potensi kelangkaan pangan selama musim kemarau ini. Secara umum pasokan bapokting di Kabupaten Kediri tersedia lebih dari cukup dan stoknya aman melimpah hingga beberapa bulan ke depan,” pungkas Tutik.



















