Merespons kondisi krisis tersebut, BPBD Kabupaten Jombang bergerak cepat mendistribusikan bantuan darurat air bersih ke lokasi terdampak.
Supervisor BPBD Jombang, Stevy Maria (Pepy), menegaskan bahwa pihaknya telah menjadwalkan distribusi air bersih secara berkala setiap dua hari sekali. Setiap penyaluran, masing-masing dusun dipasok dua tangki air berkapasitas 5.000 liter (total 10.000 liter per dusun).
“Total bantuan yang disalurkan mencapai 20.000 liter per satu kali pengiriman untuk dua dusun di Desa Jipurapah. Pasokan ini menjadi penyangga utama kebutuhan domestik warga sampai sumber air pulih,” jelas Pepy, Minggu (25/10/2026).
Penambahan Desa Jipurapah ini memperpanjang daftar wilayah krisis air bersih di Kabupaten Jombang menjadi tiga desa, setelah sebelumnya dilaporkan terjadi di Desa Latsari (Kecamatan Mojowarno) dan Desa Kebondalem (Kecamatan Bareng). BPBD memastikan pengiriman air tangki terus berlanjut hingga musim penghujan tiba.



















