Kemarau Panjang, BPBD Tulungagung: Kekeringan Melanda 13 Desa dan 1.653 Jiwa Terdampak

Kemarau Panjang, BPBD Tulungagung: Kekeringan Melanda 13 Desa dan 1.653 Jiwa Terdampak
Proses dropping air bersih yang dilakukan oleh BPBD Tulungagung pada wilayah terdampak kekeringan (istimewa)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Kemarau panjang yang terjadi di Kabupaten Tulungagung mulai menyebabkan kekeringan yang meluas di Kabupaten Tulungagung.

Baca Juga :Lowongan CPNS Baru Ditutup, Ratusan Pendaftar Dinyatakan Gugur, ini Kata BKPSDM Ponorogo

Bahkan diketahui jika ribuan jiwa terdampak atas kondisi kekeringan yang terjadi di Tulungagung.

Read More

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung, Robinson Nadeak mengatakan, berdasarkan data miliknya, kondisi kekeringan di Tulungagung mulai meluas. Pasalnya pada akhir Agustus 2024, hanya ada sembilan desa dari enam kecamatan yang mengalami kekeringan.

Baca Juga :Delapan Dusun di Kabupaten Trenggalek Raih Sertifikat Proklim Utama KLHK

Namun saat ini, jumlahnya semakin meluas dan sudah 13 desa dari delapan kecamatan Kabupaten Tulungagung melaporkan bencana kekeringan. BPBD sudah mengirimkan sebanyak 115 truk tangki yang berisi air bersih untuk membantu warga terdampak kekeringan.

“Kami perhari rata-rata mengirimkan empat truk tangki ke desa-desa yang terjadi kekeringan. Satu truk tangki itu totalnya 5000 liter. Saat ini kami total sudah mengirimkan 115 truk tangki,” kata Robinson Nadeak, Rabu (11/9/2024).

Baca Juga :Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN Dilaporkan, Ini Penjelasan Koordiv Penanganan Pelanggaran dan Datin Bawaslu Kabupaten Kediri

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *