Malang, SEJAHTERA.CO – Komitmen Pemkot Malang guna wujudkan kota ramah lansia terus di gencarkan .Hal ini disampaikan Pj.Wahyu Hidayat saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Daerah Komda Lansia di Hotel Savana, Rabu (1/11).
“Berdasarkan data yang ada, jumlah penduduk Kota Malang lanjut usia di tahun 2022 sebanyak 110.166 jiwa, atau 13% dari penduduk Kota Malang adalah lansia. Lansia laki-laki sebanyak 47.866 jiwa dan lansia perempuan 58.148 jiwa. Rasio ketergantungan penduduk Kota Malang sebesar 43,3, artinya dengan bertambahnya jumlah penduduk lansia maka tingkat ketergantungan pada penduduk usia produktif semakin tinggi” jelasnya.
PJ Walikota Malang Wahyu Hidayat juga menjelaskan bahwa Indeks Pembangunan Manusia Kota Malang pada tahun 2022 adalah 82,71 dan merupakan tertinggi kedua di Jawa Timur.
Jika dilihat dari angka harapan hidup Kota Malang, berada di angka 73,75 tahun. Hal ini berarti semakin besar angka harapan hidup di Kota Malang yang tentu saja merupakan bentuk keberhasilan dari program peningkatan kualitas kesehatan serta kondusifitas Kota Malang secara umum.
Didampingi Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso, ST, MM, Pj .Walikota juga memaparkan jumlah Lansia di Kota Malang .
“Berdasarkan data yang ada, jumlah penduduk Kota Malang lanjut usia di tahun 2022 sebanyak 110.166 jiwa, atau 13% dari penduduk Kota Malang adalah lansia. Lansia laki-laki sebanyak 47.866 jiwa dan lansia perempuan 58.148 jiwa. Rasio ketergantungan penduduk Kota Malang sebesar 43,3, artinya dengan bertambahnya jumlah penduduk lansia maka tingkat ketergantungan pada penduduk usia produktif semakin tinggi” jelasnya.


















