Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Suasana duka sangat kental terasa di SMAN 1 Kedungwaru (Smuked) usai peristiwa kecelakaan yang menimpa salah satu bus di jalan tol Surabaya-Mojokerto kemarin. Diketahui, bus yang terbalik itu rupanya khusus mengangkut rombongan guru dan staf Smuked yang hendak menonton pertandingan DBL di Surabaya.
Baca Juga :BPNT Cair, Dinsos-PPPA Ponorogo: Jangan Dikaitkan Politik
Wakasek Kurikulum SMAN 1 Kedungwaru, Eko Budi mengatakan, sebelum kejadian terdapat sebanyak lima unit bus yang mengangkut para siswa, staff dan guru Smuked. Rombongan ini sebenarnya hendak menyaksikan pertandingan basket Smuked melawan SMAN 1 Glagah Bayuwangi di Surabaya.
Diketahui, dari lima bus tersebut terdapat satu bus yang khusus untuk mengangkut para guru SMAN 1 Kedungwaru sebanyak 20 orang, sedangkan bus lainnya masing-masing berisi satu guru pendamping dan siswa. Sesuai rencana, seharusnya lima bus itu berangkat dari Tulungagung menuju stadion DBL Jawa Pos Surabaya.
“Sebenarnya ada lima bus, masing-masing berisikan sekitar 20 penumpang. Nah ada bus khusus yang mengangkut para guru saja, sedangkan bus lainnya berisi satu guru pendamping dan pelajar,” kata Eko Budi, Selasa (8/10/2024).
Baca Juga :Parkir Liar, Pemilik Kendaraan Ditilang Polres Kediri Kota
Pada saat perjalanan, ungkap Eko, setibanya di pintu masuk rest area KM 725 ruas tol Surabaya – Mojokerto, bus yang khusus ditumpangi para guru ini mengalami kecelakaan tunggal. Diketahui, saat itu bus tersebut hendak masuk ke rest area, namun diduga terjadi rem blong dan membuat bus itu terguling.



















