Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Trenggalek mengevakuasi 14 ekor ular dari area pemukiman warga. Petugas, mewanti-wanti masyarakat saat memasuki musim hujan mengingat saat musim itu terjadi peningkatan laporan permintaan evakuasi.
Kepala Bidang Pencegahan, Penanggulangan Kebakaran dan Non Kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Trenggalek, Wasis Widodo mengatakan, evakuasi itu merupakan rekapitulasi sepanjang Oktober 2024. Totalnya ada 22 laporan evakuasi hewan.
“Rinciannya 14 ekor ular, 6 sarang tawon, serta kucing dan tikus masing-masing 1 kali laporan,” kata Wasis, Selasa (5/11).
Baca Juga :AKD DPRD Kabupaten Kediri Terbentuk
Belasan ular yang dievakuasi itu mayoritas adalah ular non berbisa, seperti ular piton, ular koros, dan ular tikus. Namun ada beberapa ular berbisa mematikan dan membahayakan warga. Wasis menyebut, saban tahun, permintaan evakuasi hewan ular yang masuk ke area permukiman warga selalu mendominasi.
“Untuk ular berbisa ada tiga ekor king cobra,” imbuhnya.



















