Satu Ruangan Kampus UIN Tulungagung Terbakar, Diduga Imbas Korsleting Panel Listrik

Satu Ruangan Kampus UIN Tulungagung Terbakar, Diduga Imbas Korsleting Panel Listrik
Petugas Damkar Tulungagung saat melakukan upaya pemadaman pada salah satu ruangan di Kampus UIN SATU Tulungagung yang terbakar.(Damkar Tulungagung)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Sebuah gedung di Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah (SATU) Tulungagung mengalami kebakaran, Jum’at (22/11/2024) pagi tadi. Kebakaran tersebut diduga terjadi akibat korsleting listrik pada salah satu panel listrik.

Baca Juga :Bus Bagong Serobot Jalur Berlawanan, Sopir Truk Tergencet Kabin

Kasi Operasional dan Pemadaman, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung, Bambang Pidekso mengatakan, awalnya sekitar pukul 06.20 WIB, petugas Damkar Tulungagung menerima laporan terjadinya kebakaran pada salah satu gedung di kampus UIN SATU Tulungagung.

Read More

Usai menerima laporan tersebut, Damkar Tulungagung menuju tempat kejadian kebakaran (TKK) membawa dua mobil damkar dan satu truk tangki suplai air dan tiba sekitar pukul 06.25 WIB.

“Tadi pagi terjadi kebakaran di kampus UIN SATU Tulungagung yang berlokasi di jalan Mayor Sujadi masuk Desa Plosokandang Kecamatan Kedungwaru. Kami tiba di TKK 5 menit setelah menerima laporan,” kata Bambang Pidekso, Jum’at (22/11/2024).

Baca Juga :Puluhan Personel Gabungan di Trenggalek Diterjunkan Bantu Bersihkan Material Rumah Terdampak Longsor

Kebakaran terjadi pada lantai satu salah satu gedung, saat itu kondisi api sudah sangat membesar. Petugas Damkar Tulungagung kemudian segera melakukan proses pemadaman terhadap salah satu ruangan yang terbakar hingga api benar-benar padam.

Proses pemadaman ini setidaknya memerlukan waktu selama kurang lebih satu jam, dan api dipastikan sudah padam pada pukul 07.35 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun sejumlah barang seperti 7 unit ac, 2 unit mesin fotocopy, dompet, ponsel dan beberapa perabot lainnya terbakar.

Baca Juga :Sidak Sembilan Proyek Strategis, Wawalikota Blitar Minta Pembangunan Tepat Waktu

“Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 150 juta lantaran banyak perabot dan barang berharga yang terbakar. Peristiwa kebakaran ini tergolong kategori sedang,” ungkapnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *