Blitar, SEJAHTERA.CO – Fenomena barang tertinggal milik penumpang di kereta api masih saja terjadi. PT KAI pun kerap menemukan sejumlah barang berharga, mulai laptop, uang tunai hingga perhiasan emas.
Barang-barang itu tertinggal di stasiun. Seperti pada Jumat (4/4/2025) lalu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berhasil mengamankan barang tertinggal milik pelanggan kereta api dengan estimasi nilai total puluhan juta. Dan sebagai bentuk komitmen, PT KAI pun mengembalikan kepada penumpang.
“Hal ini sebagai wujud komitmen kami, KAI Daop 7 Madiun, untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa kereta api,” jelas Rokhmad Makin Zainul, Manager Humas Daop 7 Madiun dalam keterangannya, Jumat (11/4/2025).
Baca Juga :Dikepung Warga usai Curi Motor Buruh Kebun, Dua Pelaku Diamankan
Dia mengatakan, barang yang tertinggal tersebut berupa satu tas ransel yang berisi laptop, uang tunai sebanyak Rp 4.830.000, dan perhiasan emas. Barang tersebut ditemukan oleh petugas PAM stasiun di kursi tunggu penumpang di peron satu Stasiun Madiun,” terang Rokhmad.
Barang temuan selanjutnya langsung dimasukkan ke dalam sistem basis data Lost and Found KAI. Sistem Lost and Found milik KAI menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap keamanan dan kenyamanan pelanggan.
Setelah dilakukan verifikasi kepemilikan, diketahui bahwa pemilik barang tersebut merupakan penumpang KA yang hendak melaksanakan ibadah haji dalam waktu dekat. Atas permintaan yang bersangkutan, barang kemudian dikirimkan ke Stasiun Gubeng, Surabaya, agar dapat diambil sebelum keberangkatan.



















