Jombang, SEJAHTERA.CO – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI bersama PT Perusahaan Gas Negara (PGN) meresmikan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal di Sentra UMKM Tahu, Desa Mayangan, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (16/9/2025).
Kegiatan ditandai dengan penanaman pohon simbolis dan peletakan batu pertama pembangunan IPAL.
Rombongan yang dipimpin Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Air KLHK RI, Tulus Laksono, dan Direktur SDM & Penunjang Bisnis PGN, Rahmat Hutama, tiba di lokasi pukul 09.35 WIB. Sepuluh menit kemudian dilakukan penanaman pohon, lalu groundbreaking pembangunan IPAL pukul 09.55 WIB.
Baca Juga :Geger Mayat Mr X, Berkaus Hitam dan Celana Cokelat di Blitar
Rahmat Hutama menegaskan komitmen PGN sebagai subholding Pertamina untuk menghadirkan energi bersih sekaligus memperkuat perekonomian lokal melalui program CSR.
“Kami bekerja sama dengan KLHK dan Pemkab Jombang untuk menghadirkan solusi lingkungan yang juga memperkuat ekonomi masyarakat,” ucapnya.
Program CSR ini mencakup pembangunan IPAL komunal, pemanfaatan eceng gondok dan minyak jelantah menjadi biofuel, serta pengembangan energi baru terbarukan (EBT) pada 2025–2026.
Direktur KLHK, Tulus Laksono, menyebut persoalan limbah tahu sudah lama menjadi perhatian, karena berdampak pada Sungai Brantas yang menjadi penopang PDAM, PLTA, pertanian, hingga industri di Jawa Timur.



















