Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Kualitas stok beras yang dimiliki Perum Bulog Cabang Tulungagung dipastikan tetap baik meski telah disimpan hingga satu tahun. Hal ini didukung dengan penerapan standar ketat agar beras memenuhi syarat sebagai cadangan beras pemerintah.
Baca juga:Perbaikan Jembatan Junjung Tulungagung Dimulai Mei 2026, Ditarget Selesai Desember
Ketua Komisi VI DPR RI, Anggia Erma Rini, bersama Direktur Pengadaan Perum Bulog, Prihasto Setyanto, serta Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adinugroho, melakukan pemantauan langsung ke gudang Bulog di Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut, Tulungagung, Senin (27/4/2026).
Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau langsung kondisi beras yang tersimpan di gudang. Hasilnya, kualitas beras dinilai masih sangat baik, meskipun sebagian merupakan stok sejak April 2025.
“Masyarakat tidak perlu khawatir. Meski disimpan hingga satu tahun, kondisi beras masih sangat bagus,” ujar Anggia.
Direktur Pengadaan Perum Bulog, Prihasto Setyanto, menjelaskan bahwa kualitas beras dijaga sejak proses penyerapan gabah dari petani hingga penyimpanan di gudang. Setelah diolah menjadi beras, produk tersebut harus melalui pemeriksaan kualitas sebelum ditetapkan sebagai cadangan beras pemerintah.
Ia menyebutkan, terdapat empat syarat utama yang harus dipenuhi, yakni kadar air maksimal 14 persen, tingkat kerusakan maksimal 25 persen, kandungan menir maksimal 2 persen, serta derajat sosoh maksimal 95 persen.



















