Sempat Dinyatakan Hilang, Seorang Nenek di Tulungagung Ditemukan Membusuk di Sungai

Sempat Dinyatakan Hilang, Seorang Nenek di Tulungagung Ditemukan Membusuk di Sungai
Petugas saat melakukan evakuasi terhadap Salmi (85) usai dilaporkan adanya penemuan mayat yang sudah membusuk. (Polsek Ngunut)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Seorang perempuan lanjut usia atau lansia yakni Salmi (85) warga Desa Kaliwungu Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung, ditemukan meninggal dunia di sungai setempat pada Senin (11/5/2026).

Sebelum ditemukan meninggal dunia, diketahui jika korban sempat dinyatakan hilang enam hari sebelumnya.

Kapolsek Ngunut, Kompol Tri Nuartiko mengatakan, awalnya jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang pencari rumput sekitar pukul 08.00 WIB.

Read More

Saat itu, saksi yang tengah asik mencari rumput tiba-tuba mencium bau tidak sedap dari arah sungai yang diketahui sudah tidak berfungsi atau sudah kering.

Mengetahui hal itu, saksi lantas mencoba untuk mendekat ke arah sungai untuk memastikan sumber bau tersebut, mengingat bau tidak sedap itu sangat menyengat.

Baca Juga :Warga Pojok Tunda Aksi ke Pemkot Kediri, Tunggu Janji Pencairan Kompensasi TPA Klotok

Saat melihat ke arah sungai, saksi justru dikejutkan lantaran mendapati adanya sesosok mayat seorang perempuan yang sudah membusuk.

“Awalnya ada seorang pencari rumput di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) dan mencium bau busuk. Saat diperiksa ternyata sumber bau busuk itu dari sesosok mayat perempuan,” kata Kompol Tri Nuartiko, Senin (11/5/2026).

Mendapati temuan itu, ungkap Tiko, saksi lantas melaporkan temuan itu ke perangkat desa setempat yang kemudian laporan diteruskan ke Polsek Ngunut.

Setelah menerima laporan, petugas Polsek Ngunut bersama Tim Inafis Polres Tulungagung dan petugas medis segera menuju TKP untuk melakukan penanganan.

Setibanya di TKP, petugas sempat kesulitan untuk melakukan evakuasi terhadap korban lantaran jarak sungai cukup dalam dan semak belukar yang lebat.

Baca Juga :Korsleting, Gudang Sembako Terbakar, Majikan dan Karyawan Terluka

Setelah dievakuasi, jenazah korban segera dibawa ke RSUD dr Iskak untuk dilakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab kematiannya dan pemulasaraan jenazah lebih lanjut.

“Proses evakuasi cukup memakan waktu yang lama karena kondisi TKP seperti jarak sungai yang dalam dan dipenuhi semak belukar,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Tiko menyebut, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan hanya kondisi jasad korban yang sudah membusuk saat ditemukan.

Petugas menduga jika korban mengalami demensia, lantaran di lokasi kejadian ditemukan bantal yang diduga dibawa korban.

Selain itu, petugas juga menggali keterangan dari kerabat korban, dimana petugas mengetahui jika rupanya selama ini korban hidup sendiri atau sebatang kara di rumahnya.

Baca Juga :Polresta Malang Kota Ungkap 32 Kasus Narkoba, Sita 8,9 Kg Ganja dan 1,6 Kg Sabu

Bahkan sejak enam hari yang lalu, kerabat korban sempat mencari korban lantaran tidak berada di rumahnya dan dinyatakan hilang terhitung sejak Selasa (5/5/2026).

“Korban pernah menikah namun tidak memiliki keturunan, sejak lima hari lalu keluarga berusaha mencari keberadaannya tapi tidak ketemu,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *