Kediri, SEJAHTERA.CO – Warga Desa Purwodadi, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, dikejutkan oleh insiden tragis yang merenggut nyawa seorang perempuan lanjut usia berinisial SU (66), warga desa setempat, Selasa (20/10/2026) dini hari. Korban tewas seketika setelah tertabrak Kereta Api (KA) Brantas jurusan Jakarta–Blitar di perlintasan sebidang tanpa palang pintu yang terletak di Kilometer 176+7/6 petak jalan Kras-Ngujang.
Baca juga:Kediri Zero Kasus Super Flu, Wabup Mbak Dewi Imbau Warga Tetap Terapkan PHBS dan Pakai Masker
Kapolsek Kras, AKP Agus Salim, menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika korban berjalan kaki dari arah barat ke timur hendak menyeberang rel kereta api di lokasi kejadian. Diduga korban tidak memperhatikan situasi sekitar serta tidak melihat datangnya kereta dari arah kanan atau kiri.
“Korban berjalan dari arah barat ke timur dan melintas di perlintasan sebidang tanpa palang pintu. Korban menyeberang begitu saja tanpa melihat kondisi kanan kiri. Pada saat bersamaan, KA Brantas melintas dengan kecepatan tinggi dan langsung menabrak tubuh korban,” ujar AKP Agus Salim, Selasa (20/10/2026).
Akibat benturan keras tersebut, korban mengalami luka parah dan meninggal dunia seketika di tempat kejadian. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu bersama petugas Stasiun Kras segera melaporkannya ke Polsek Kras.
Mendapat laporan darurat, personel Polsek Kras langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta berkoordinasi dengan tim medis guna mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit.
Menyikapi insiden memilukan ini, AKP Agus mengimbau masyarakat, khususnya yang memiliki anggota keluarga lanjut usia, agar meningkatkan pengawasan dan pendampingan. Hal ini penting guna mengantisipasi kejadian serupa agar warga tidak keluar rumah sendirian tanpa tujuan di waktu yang rentan demi keselamatan bersama.
“Pengawasan terhadap lansia perlu dilakukan secara ketat agar tidak terjadi kecelakaan. Imbauan ini menjadi langkah penting guna mengurangi risiko warga tertabrak kereta api,” pungkasnya.



















