Lamongan, SEJAHTERA.CO – Satu unit mobil Isuzu Panther milik warga Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan, mengalami kerusakan ringsek berat setelah terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Babat–Jombang, tepatnya di Desa Girik, Kecamatan Ngimbang, Senin (19/10/2026) sekitar pukul 15.40 WIB.
Mobil Isuzu Panther berpelat nomor L 1403 MT yang dikemudikan oleh Aris Trismahadi (warga Dusun Jedung, Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sukorame) tersebut mengalami kerusakan parah pada bagian depan dan belakang akibat terjepit di antara dua kendaraan berat.
Kecelakaan lalu lintas ini melibatkan tiga kendaraan sekaligus, yakni truk trailer bernomor polisi S 9124 UW yang dikemudikan Agus Sumarsono (65), truk Hino bernomor polisi L 8029 UAC yang dikemudikan Moh Arofik, serta mobil Isuzu Panther milik Aris.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, menjelaskan bahwa insiden bermula ketika truk trailer yang dikemudikan Agus Sumarsono melaju dari arah selatan menuju utara. Setibanya di lokasi kejadian, truk tersebut terpaksa berhenti lantaran terdapat kendaraan truk lain yang mengalami kerusakan dan berhenti di depannya.
Tepat di belakang truk trailer tersebut, mobil Isuzu Panther yang dikemudikan Aris ikut berhenti. Namun tak berselang lama, dari arah yang sama di belakangnya, melaju truk Hino yang dikemudikan Moh Arofik dengan kecepatan sedang.
“Karena pengemudi truk Hino kurang konsentrasi, kendaraan tersebut menabrak mobil Isuzu Panther yang berada di depannya. Akibat benturan keras itu, mobil Panther terdorong hingga menabrak badan truk trailer di depannya,” jelas Ipda M. Hamzaid, Senin (19/10/2026).
Hantaman keras dari arah belakang dan depan membuat bodi mobil Isuzu Panther terjepit dan mengalami ringsek berat. Beruntung, di balik parahnya kerusakan kendaraan, insiden kecelakaan beruntun ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
Baca juga:Kisah Marsel, Penjual Polo Pendem Usia 16 Tahun di Babat Lamongan yang Ingin Kembali Sekolah
Mendapat laporan adanya kecelakaan, petugas gabungan dari Polsek Ngimbang dan Satlantas Polres Lamongan langsung sigap mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Petugas segera melakukan pengaturan arus lalu lintas, mencatat keterangan para saksi, serta mengevakuasi kendaraan yang terlibat agar tidak memicu kemacetan panjang di jalur poros tersebut.



















