Lamongan, SEJAHTERA.CO – Warga Desa Tunjungmekar, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan, mendadak gempar setelah sebuah aksi penganiayaan berat menggunakan senjata tajam terjadi di pemukiman setempat, Rabu (21/10/2026) sore. Peristiwa berdarah yang menimpa seorang pria tersebut diduga kuat dipicu oleh perselisihan terkait cincin pertunangan.
Baca juga:Kecelakaan Beruntun di Ngimbang Lamongan, Mobil Isuzu Panther Ringsek Parah Usai Diseruduk Truk Hino
Korban diketahui berinisial WM (25), warga Desa Tunjungmekar. Ia menderita luka tusuk serius di bagian perut setelah terlibat adu mulut hebat dengan terduga pelaku berinisial HNA (22), warga Desa Randubener, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan.
Insiden penusukan tersebut berlangsung sekitar pukul 16.30 WIB tepat di area depan rumah korban.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat HNA mendatangi rumah korban dengan mengendarai mobil Toyota Avanza warna silver bernomor polisi L 1924 EL. Terduga pelaku tidak datang seorang diri, melainkan didampingi oleh ayah kandung serta calon mertuanya.
Kedatangan rombongan tersebut bertujuan untuk meminta kembali cincin pertunangan milik tunangan HNA yang diduga disinyalir pernah dirampas dan disimpan oleh korban.
Namun, setibanya di lokasi, negosiasi penyerahan cincin justru memanas dan berujung pada cekcok adu mulut antara korban dan terduga pelaku. Dalam puncak emosi yang tak terkontrol, HNA mendadak mengambil sebilah benda tajam dan langsung menusukkannya ke bagian perut WM hingga korban tersungkur bersimbah darah.
Melihat korban tak berdaya, warga sekitar berhamburan memberikan pertolongan pertama dan langsung melarikan korban ke Puskesmas Kalitengah. Karena kondisi luka yang cukup parah, korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Intan Medika Karangbinangun guna mendapatkan perawatan medis intensif.
Warga yang geram lantas melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Kalitengah. Merespons laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Kalitengah berkoordinasi dengan Tim Jaka Tingkir Satreskrim Polres Lamongan untuk melakukan perburuan terhadap terduga pelaku yang sempat melarikan diri menggunakan mobilnya.
Tak butuh waktu lama, tim gabungan berhasil membekuk HNA beserta barang bukti kendaraan yang digunakannya.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, membenarkan adanya insiden penusukan serta penangkapan cepat terhadap terduga pelaku tersebut.
“Benar, terduga pelaku sudah berhasil kami amankan dalam waktu singkat usai kejadian. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Lamongan,” terang Ipda M. Hamzaid, Kamis (22/10/2026).
Selain mengamankan terduga pelaku dan satu unit mobil Toyota Avanza silver L 1924 EL, petugas kepolisian hingga kini masih menyisir lokasi untuk mencari barang bukti alat penusuk yang digunakan pelaku.



















