BATU, SEJAHTERA.CO – Jawa Timur Park (JTP) Group kembali memperkuat portofolio destinasi wisata edukasi di Kota Batu. Trial opening wahana anyar bertajuk Mega Science Center dan Budaya yang berlokasi di kawasan Jatim Park 1, Kelurahan Sisir, resmi dilaksanakan pada Rabu (16/9/2026).
Baca juga:Menko Muhaimin Luncurkan Perintis Berdaya Connect di Batu, Perkuat Ekosistem Pemberdayaan Ekonomi
Destinasi ini menyuguhkan konsep rekreasi integratif yang memadukan sains, teknologi, simulasi kebencanaan, serta sejarah dan kebudayaan Nusantara dalam satu kawasan terpadu.
Dikembangkan di atas lahan seluas 3 hektare, arena ini menampung sekitar 617 alat peraga interaktif. Jumlah koleksi peraga interaktif sains tersebut diklaim pihak pengelola sebagai salah satu yang terbanyak di Asia.
Salah satu wahana unggulan yang disiapkan yakni Lunar Walk, yang menyajikan simulasi gravitasi rendah menyerupai pengalaman berjalan di permukaan bulan.
Selain itu, pengunjung dapat berinteraksi dengan ragam teknologi robotik mutakhir, seperti robot anjing GO2, robot humanoid G1, hingga Robot Dance, serta instalasi berbasis Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI).
Untuk simulasi fenomena alam dan fisika, pengunjung dapat menjajal simulasi gempa bumi, angin badai, Tesla Coil, hingga Fire Twister.
Sementara dari sisi kultural, kawasan ini memajang 1.023 artefak budaya serta materi sejarah seperti era Majapahit, Candi Wilwatikta, hingga seni Wayang Potehi dan pertunjukan tari tradisional.
Direktur Jatim Park Group, Rio Imam Sendjojo, menyampaikan bahwa pembukaan tahap awal (trial opening) ini ditujukan untuk memetakan evaluasi operasional sebelum peluncuran penuh.
“Uji coba pembukaan ini kami lakukan untuk mengukur tingkat kesiapan teknis fasilitas. Pengembangan kami fokuskan pada konsep STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics), robotika, serta AI sebagai arah teknologi masa depan,” kata Rio, Rabu (16/9/2026).
Rio menambahkan, ide pembangunan pusat sains skala besar ini terinspirasi dari hasil benchmarking ke sejumlah museum sains di negara-negara maju. Pihaknya tergerak memperluas fasilitas sains interaktif yang sebelumnya telah ada di Jatim Park 1.
Acara pembukaan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wali Kota Batu Nurochman, Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto, Sri Susuhunan Pakubuwana XIV, serta jajaran Kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota se-Jawa Timur.



















