Himpun Dana Berkedok Donasi Palestina, Dua WNA Pakistan Diamankan Kanin Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar

Blitar, SEJAHTERA.CO –  Dua warga negara asing (WNA) asal  Pakistan yang viral meminta paksa berkedok donasi Palestina ternyata sudah malang melintang di Jawa Timur. Bahkan kerap mengnap di hotel.

 

Hal itu terungkap usai Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Blitar intensif memeriksa dua WNA tersebut.

Read More

Hasilnya, sebelum tertangkap di Blitar, juga beraksi atau blusukan kampung di Tulungagung, Pasuruan hingga Malang.

 

“Modusnya sama menghimpun dana untuk Palestina. Tetapi ternyata disalurkan di madrasah di Pakistan sana. Memag ada di Pakistan ada warga Palestina,” kata Kepala.Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Blitar Arief Yudistira, Selasa (7/5) dalam rilis bertajuk Jagratara alias Waspada.

Seperti diketahui, warga Blitar dibuat resah dengan dua ulah WNA asal Pakistan awal Mei ini. Keduanya adalah MAM, kelahiran Bhakkar 1980 silam. Jenis identitas yang dikantongi adalah visa kunjung yang berlaku 28 Mei 2024.

 

Sementara WNA satunya, MI kelahiran Bhakkar 1976 silam. Jenis visa kunjung berlaku hingga 28 Mei 2024. Keduanya diamankan ketika melintas di Kanigoro naik motor. Rencananya hendak ke Malang.

Ketika blusukan ke kampung menghimpun  donasi dalih ke Palestina, tak jarang memaksa. Bahkan menurut warga kerap menghipnotis.

Kembali ke pernyataan Arief,  usai mendapat laporan pihaknya pun bergerak. Dua WNA yang kerap memakai sarung itupun digelandang ke kantor imigirasi.

 

Petugas pun intensif memeriksa. Berbekal ciri-ciri, akhirnya tertangkap di Kanigoro. Sebelumnya, petugas sempat mengidentifikasi menginap di hotel ternama di Kota Blitar. Tetapi ketika didatangi keburu kabur. Diduga hendak ke Malang.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *