Kang Giri, sapaan Bupati Ponorogo menyangsikan jika kebakaran hutan tersebut terjadi karena gesekan kayu atau ranting pohon. Hal tersebut tidak mungkin terjadi. Salah satu alasan pembakaran lahan tersebut karena keinginan warga untuk membuka lahan baru.
“Pasti itu kesengajaan (dibakar.red) untuk buka lahan baru,” jelas bupati.
Kang Giri pesimis kebakaran hutan di Ponorogo bisa teratasi jika masyarakatnya tetap melakukan pembakaran hutan. Oleh sebab itu, ia meminta masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan karena hal tersebut merugikan banyak orang.
“Kalau gak ada kesadaran, susah. Kami mencoba untuk kesadarannya melalui panjenengan semuanya. Kita pikir bersama-sama itu sangat jahat,” pungkasnya. (son)



















