Kediri, SEJAHTERA.CO – Bangunan SMAN 1 Kediri telah ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya yang ada di Kota Kediri. Dokumen yang menyatakan sebagai cagar budaya juga telah diterima oleh Kepala SMAN 1 Kediri Widayat pada HUT ke-77 SMAN 1 Kediri lalu.
Atas diresmikannya bangunan SMAN 1 Kediri sebagai cagar budaya, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengatakan, dirinya merasa bangga dan bersyukur. Bangunan yang ditetapkan sebagai cagar budaya sendiri adalah pada bagian depan, sehingga untuk pengembangan selanjutnya bisa pada bangunan belakang.
“Alhamdulillah bangga sekali bangunan ini bisa menjadi cagar budaya. Tepat di momen dies natalis ini saya mengesahkan SK sekolah ini menjadi cagar budaya. Bangunan yang depan bisa dipertahankan dan untuk pengembangan bisa dilakukan pada bangunan baru yang ada di belakang,” ujarnya, Senin (11/9).
Dia menambahkan, gedung sekolah ini menyimpan nilai penting sejarah pendidikan dan perjuangan di zaman penjajahan Belanda. Pada masa itu, Kota Kediri menjadi pusat pemerintahan keresidenan dan juga gemeente.
Banyak masyarakat Eropa terutama Belanda pada saat itu tinggal di kawasan gedung SMAN 1 Kediri, di mana kawasan ini berdekatan dengan pusat pemerintah kala itu. Seiring berjalannya waktu, gedung ini dibangun menjadi sekolah lanjutan atau meer uitgebreid lager onderwijs (MULO) dan hanya untuk sekolah kawasan tertentu.



















