Madiun, SEJAHTERA.CO – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan ke Kota Madiun dalam rangka peninjauan Pasar Murah dan Bantuan Sosial di Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan (Bakorwil) Madiun, Selasa (19/9) sore.
Tampak dalam kunjungan tersebut dihadiri beberapa pejabat seperti Wali Kota Madiun Maidi, Bupati Kabupaten Madiun Ahmad Dawami, Forkopimda, OPD Madiun, dan beberapa tamu undangan lainnya.
Adapun selain kunjungan peninjauan pasar murah, kedatangan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yakni penyerahan Program Keluarga Harapan Perlindungan Lanjut Usia (PKH Plus), Bantuan Sosial Kemiskinan Ekstrem, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Buruh Pabrik Rokok.
Selain itu, Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) dan Alat Bantu Disabilitas, Bantuan Sosial Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE), Bantuan Sosial Kelompok Usaha Bersama, Tali Asih TKSK, Tagana, dan Pendamping PKH Plus, Zakat Produktif untuk Pengusaha Ultra Mikro.
Gubernur Khofifah mengatakan, memang ini saatnya kita mencairkan berbagai Bansos dan BLT dari pemprov, untuk BLT ini baru kali pertama bagi buruh rokok karena DBHCHT kita tiap tahun harus dikembalikan ke Pemerintah pusat dalam hal Pemerintah keuangan karena memang peruntukannya sangat spesifik.
“Kita mengusulkan apakah diperkenankan kita membagikan sebagian BLT untuk buruh pabrik rokok dan akhirnya diijinkan, maka seluruh buruh pabrik rokok di Jawa Timur mendapatkan BLT satu setengah juta semuanya,” kata Khofifah.
Ia menambahkan, selain BLT ada PKH Plus yang diperuntukkan lansia diatas 60 tahun yang kurang mampu, kemudian ada ASPD dan zakat Produktif. Semua ini bagian-bagian yang ingin kita maksimalkan september ini bisa tuntas.



















